Inovasi Olahan Tulang Dan Kepala Ikan Lele Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Limbah Ikan Lele Berbasis Zero Waste

  • Jurnal CARE CARE Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment, Bogor Agricultural University
  • Ulfah Mubarokah

Abstract

Kandungan gizi pada ikan lele pun sangat tinggi protein dan berbagai kebutuhan gizi lainnya. Lele utuh mengandung 12,82% protein, 3,70% lemak, 2,70% abu, 2,60% karbohidrat, dan 5,59% kalsium. Tingginya kandungan gizi pada ikan lele dapat membantu pertumbuhan untuk balita sebagai upaya pengentasan gizi Kurang di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, jakarta Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji Inovasi olahan tulang dan kepala lele sebagai upaya mengurangi dampak negatif bagi lingkungan dan efektivitas program diukur melalui dampak yang diberikan secara sosial, ekonomi dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis, kegiatan pengolahan limbah ikan lele menjadi olahan pangan memiliki potensi mengurangi dampak emisi yang dihasilkan dari limbah tulang dan kulit ikan khususnya terhadap emisi CH4 dan CO2 sebesar 0,0073 ton CO2eq/tahun.  Secara ekonomi program juga memberikan manfaat terhadap peningkatan pendapatan kelompok sebesar Rp. 810.000,-/bulan atau Rp 9.720.000,- /tahun. Kegiatan produksi olahan keripik dari tulang dan kepala lele ini juga turut berkontribusi memberikan tambahan pendapatan sebesar Rp 162.000,-/orang/bulan kepada 5 orang kader posyandu dan ibu balita bawah garis merah (BGM) yang terlibat dalam proses produksi. Sementara itu, dilihat dari aspek kesehatannya program ini berhasil menurunkan angka balita BGM di Kelurahan tersebut.

Kata Kunci: ikan lele, gizi kurang, BGM, emisi CH4,

Published
2021-10-20
How to Cite
CAREJ. C., & MubarokahU. (2021). Inovasi Olahan Tulang Dan Kepala Ikan Lele Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Limbah Ikan Lele Berbasis Zero Waste. Jurnal Resolusi Konflik, CSR Dan Pemberdayaan (CARE), 6(1), 49-62. Retrieved from https://jesl.journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalcare/article/view/38050

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>